Penyaring air sederhana dari Paralon PVC

    Penyaring air sederhana dari Paralon PVC

    Penyaring air sederhana dari Paralon PVC dengan media filter yang digunakan sangatlah mudah untuk didapat. Anda bisa memperolehnya di toko aquarium dekat rumah anda

    Apa saja medianya mari kita simak bersama sama:

    1. filter aquarium
    2. karbon aktif 
    3. pasir silika 
    4. batu zeolit. Khusus untuk karbon aktif, sebelum digunakan harus dicuci dulu 

    Penyusunan media filter pada tabung filter
    Sebelumnya kita persiapkan dahulu tabungnya yang akan diiisi media filter, Selanjutnya kita buka pipa setengah inci yang ada pada tutup tabung, Masukan dulu batu zeolit ke dalam tabung.

    Lalu masukan pipa setengah inci yang telah dibuka sebelumnya, Berdirikan tabung filter kemudian goyang goyang agar batu zeolit tersusun dibawah tabung.

    Selanjutnya masukan filter aquarium ke dalam tabung dan susun sedemikian rupa agar nantinya pasir silika tidak turun ke ruang batu zeolit dibawah tabung, Setelah filter aquarium tersusun rapi, selanjutnya masukan pasir silika ke dalam tabung, Masukan lagi filter aquarium kedua sebagai sekat pasir silika

    Setelah filter aquarium tersusun rapi, selanjutnya masukan karbon aktif ke dalam tabung, Masukan lagi filter aquarium kedua sebagai sekat karbon aktif.
    Pasang kembali tutup tabung, jangan lupa beri lem paralon terlebih dulu

    Lakukan hal yang sama pada tabung kedua dan ketiga, Setelah kedua tabung terisi media filter,selanjutnya kita susun kembali filter airnya.

    Penyaring air sederhana dari Paralon PVC


    Penyaring air sederhana dari Paralon PVC




    Cara membuat saringan air sederhana

    Cara membuat Saringan Air Sederhana - Bila air di rumah anda keruh, kotor atau berbau. Nanum bila anda mengalami problem karena air di rumah anda tidak terlalu jernih atau sedikit keruh, anda dapat menggunakan cara penyimpanan air untuk mendapatkan air bersih. Anda dapat menggunakan bahan kimia seperti “AGS” dan tawas, bahan alami seperti biji kelor ataupun dengan membuat saringan. Sebenarnya ada berbagai cara sederhana untuk menjernihkan air.

    Ada banyak Cara membuat saringan air sederhana 

    Untuk penggunaan AGS, semakin parah air yang ada maka semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk mengendapkan kotoran. Saya sendiri pernah mengalami problem mendapatkan air bersih tersebut, maklum rumah saya dekat sungai dan bekas sawah jadi warna air sumur saya sering berubah warna mulai dari jernih, keruh, kuning bahkan bila musim kemarau bias sampai berwarna hitam dan berbau. Tawas dapat menggerus dinding sumur, sedangkan biji kelor susah dicari, pilihan saya akhirnya jatuh pada membuat saringan yang dapat menjernihkan air tanpa menggunakan bahan kimia.

    Selama air tersebut tidak mengandung limbah kimia berbahaya kita masih dapat mengatasinya dengan menggunakan saringan / penjernih air yang banyak dijual di pinggir­pinggir jalan atau pun menggunakan saringan air bermerk seperti halnya yang dipakai oleh depo pengisian air minum isi ulang atau mungkin dengan membuat sendiri saringan air sederhana. Untuk pembuat saringan air sederhana anda dapat menggunakan cadas, tanah liat, bambu dan arang aktif, ataupun saringan ijuk+pasir+dst.

    Selanjutnya saringan bambu, walaupun bambu mudah didapat, tetapi butuh keahlian khusus untuk bekerja dengan bambu. Untuk cadas dan tanah liat, bagus sih tapi dengan cara pembuatannya yang susah dan debit air hasil penyaringan yang kecil, saringan ini bukan pilihan utama bagi saya.

    Cara membuat saringan air sederhana yang saya pakai

    Pilihan terakhir adalah membuat saringan ijuk+pasir+dst. Saringan dimulai dengan membuat lapisan pasir, ijuk, arang aktif, pasir dan batu.

    Hasilnya…SERRR…air yang tadinya keruh, kuning atau bahkan hitam+bau sekalipun akan menjadi jernih dan tanpa bau setelah melewati saringan ini. Cara membuat saringan ini cukup mudah. Sedangkan ukuran lapisan saringan anda dapat sesuaikan dengan masalah yang anda hadapi.

    Untuk tempat saringan anda dapat menggunakan tong, drum, ember, ataupun sambungan kaleng / sambungan botol plastik. Bila masalah yang anda hadapi cukup berat, anda dapat mencoba dengan menambahkan satu buah lapisan batu zeolit. Saringan yang saya buat menggunakan 25 cm untuk ijuk dan arang aktif / arang batok kelapanya. Sebab salah satu kegunaan arang adalah untuk  engurangi/menghilangkan bau.

    Cara membuat saringan air sederhana
    Cara membuat saringan air sederhana



    Selain itu, aturlah debit air yang masuk tangki saringan (keluaran dari tangki pengendapan) agar tidak lebih besar dari debit air yang keluar dari saringan (air bersih). Hal yang perlu anda ketahui bahwa setelah saringan dibuat, air yang dihasilkan awalnya tidak terlalu jernih, tetapi lama kelamaan air yang keluar akan menjadi jernih (pada saringan yang saya buat membutuhkan waktu ± 10 menit).

    Demikianlah Cara membuat saringan air sederhana.


    11 Bentuk Teknik Penyaringan Air Sederhana

    Sering kita mendengar bumi disebut sebagai planet biru, karena air menutupi 3/4 permukaan bumi. Air merupakan sumber bagi kehidupan. Tetapi tidak jarang pula kita mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, terutama saat musim kemarau disaat air umur mulai berubah warna atau berbau. Ironis  memang, tapi itulah kenyataannya. Yang pasti kita harus selalu optimis. selama kuantitasnya masih banyak kita masih dapat berupaya merubah/menjernihkan air keruh/kotor tersebut menjadi air bersih yang layak pakai.Sekalipun air sumur atau sumber air lainnya yang kita miliki mulai menjadi keruh, kotor ataupun berbau.



    Bagi kita mungkin yang paling tepat adalah membuat penjernih air atau saringan air sederhana dari berbagai macam cara sederhana yang dapat kita gunakan untuk mendapatkan air bersih, dan cara yang paling mudah dan paling umum digunakan adalah dengan membuat saringan air. Perlu diperhatikan, bahwa air bersih yang dihasilkan dari proses penyaringan air secara sederhana tersebut tidak dapat menghilangkan sepenuhnya garam yang terlarut di dalam air. Gunakan destilasi sederhana untuk menghasilkan air yang tidak mengandung garam. Saran saya, anda mencoba terlebih dahulu beberapa alternatif cara sederhana dan mudah guna mendapatkan air bersih dengan cara mempergunakan filter air / penyaringan air sebelum anda membeli alat / mesin penjernih air yang harganya ratusan ribu sampai jutaan rupiah, :

    1. Saringan dari Kain Katun. Air keruh disaring dengan menggunakan kain katun yang bersih. Pembuatan saringan air dengan menggunakan kain katun merupakan teknik penyaringan yang paling sederhana / mudah. Saringan ini dapat membersihkan air dari kotoran dan organisme kecil yang ada dalam air keruh. Air hasil saringan tergantung pada ketebalan dan kerapatan kain yang digunakan.
    2. Saringan Kapas Penyaringan dengan kapas juga dapat membersihkan air dari kotoran dan organisme kecil yang ada dalam air keruh. Hasil saringan juga tergantung pada ketebalan dan kerapatan kapas yang digunakan. Teknik saringan air ini dapat memberikan hasil yang lebih baik dari teknik sebelumnya. Seperti halnya penyaringan dengan kain katun.
    3. Aerasi Dengan diisikannya oksigen ke dalam air maka zat­zat seperti karbon dioksida serta hidrogen sulfida dan metana yang mempengaruhi rasa dan bau dari air dapat dikurangi atau dihilangkan. Aerasi merupakan proses penjernihan dengan cara mengisikan oksigen ke dalam air. Selain itu partikel mineral yang terlarut dalam air seperti besi dan mangan akan teroksidasi dan secara cepat akan membentuk lapisan endapan yang nantinya dapat dihilangkan melalui proses sedimentasi atau filtrasi.
    4. Saringan Pasir Lambat (SPL) Air bersih didapatkan dengan jalan menyaring air baku melewati lapisan pasir terlebih dahulu baru kemudian melewati lapisan kerikil.  Saringan pasir lambat merupakan saringan air yang dibuat dengan menggunakan lapisan pasir pada bagian atas dan kerikil pada bagian bawah. 
    5. Saringan Pasir Cepat (SPC) Arah penyaringan air terbalik bila dibandingkan dengan Saringan Pasir Lambat, yakni dari bawah ke atas (up flow). Saringan pasir cepat seperti halnya saringan pasir lambat, terdiri atas lapisan pasir pada bagian atas dan kerikil pada bagian bawah. Air bersih didapatkan dengan jalan menyaring air baku melewati lapisan kerikil terlebih dahulu baru kemudian melewati lapisan pasir. 
    6. Gravity­Fed Filtering System Air bersih dihasilkan melalui dua tahap. Gravity­Fed Filtering System merupakan gabungan dari Saringan Pasir Cepat(SPC) dan Saringan Pasir Lambat(SPL). Air hasil penyaringan tersebut dan kemudian hasilnya disaring kembali menggunakan Saringan Pasir Lambat. Pertama­tama air disaring menggunakan Saringan Pasir Cepat(SPC). Untuk mengantisipasi debit air hasil penyaringan yang keluar dari Saringan Pasir Cepat, dapat digunakan beberapa / multi Saringan Pasir Lambat. Dengan dua kali penyaringan tersebut diharapkan kualitas air bersih yang dihasilkan tersebut dapat lebih baik. 
    7. Saringan Arang Arang yang digunakan dapat berupa arang kayu atau arang batok kelapa. Untuk hasil yang lebih baik dapat digunakan arang aktif.  Lapisan arang ini sangat efektif dalam menghilangkan bau dan rasa yang ada pada air baku. Saringan arang dapat dikatakan sebagai saringan pasir arang dengan tambahan satu buah lapisan arang.
    8. Saringan air sederhana / tradisional Saringan air sederhana/tradisional merupakan modifikasi dari saringan pasir arang dan saringan pasir lambat. Pada saringan tradisional ini selain menggunakan pasir, kerikil, batu dan arang juga ditambah satu buah lapisan injuk / ijuk yang berasal dari sabut kelapa. Untuk bahasan lebih jauh dapat dilihat pada artikel saringan air sederhana.
    9. Saringan Keramik - Beberapa filter kramik menggunakan campuran perak yang berfungsi sebagai disinfektan dan membunuh bakteri. Saringan keramik dapat disimpan dalam jangka waktu yang lama sehingga dapat dipersiapkan dan digunakan untuk keadaan darurat. Ketika proses penyaringan, kotoran yang ada dalam air baku akan tertahan dan lama kelamaan akan menumpuk dan menyumbat permukaan filter. Air bersih didapatkan dengan jalan penyaringan melalui elemen filter keramik. Sehingga untuk mencegah penyumbatan yang terlalu sering maka air baku yang dimasukkan jangan terlalu keruh atau kotor. Untuk perawatan saringn keramik ini dapat dilakukan dengan cara menyikat filter keramik tersebut pada air yang mengalir.
    10. Saringan Cadas / Jempeng / Lumpang Batu - Seperti halnya saringan keramik, kecepatan air hasil saringan dari jempeng relatif rendah bila  dibandingkan dengan SPL terlebih lagi SPC.Saringan ini umum digunakan oleh masyarakat desa Kerobokan, Bali. Saringan cadas atau jempeng ini mirip dengan saringan keramik. Air disaring dengan menggunakan pori­pori dari batu cadas. Saringan tersebut digunakan untuk menyaring air yang berasal dari sumur gali ataupun dari saluran irigasi sawah. 
    11. Saringan Tanah Liat. - Kendi atau belanga dari tanah liat yang dibakar terlebih dahulu dibentuk khusus pada bagian bawahnya agar air bersih dapat keluar dari pori­pori pada bagian dasarnya. 

    Penjernihan Air, Penyaringan air sederhana, Filter air sederhana, filter air, penyaringan air, Penyaring air teknik penjernihan air, alat penjernih air sederhana, cara membuat saringan air, proses penjernihan air, air bersih, cara mudah, disinfeksi, filter air, filter air sederhana, pengolahan limbah cair, pengolahan limbah rumah tangga, penjernih air, penjernih air keruh, penjernih air sederhana, penyaring air, penyaringan air, rumah tangga, saringan, saringan air, saringan air tradisional, saringan pasir, wastewater treatment, water filter sederhana 

    Cara mebuat penyaringan air dari botol

    Cara membuat penyaringan air dari botol

    Air bersih sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Air yang kita ambil dari sumber air biasanya masih terdapat kotoran sehingga air tampak keruh dan tidak bisa langsung kita manfaatkan. Ada berbagai macam cara sederhana yang dapat kita gunakan untuk mendapatkan air bersih, dan cara yang paling mudah dan paling umum digunakan adalah dengan membuat saringan air, dan bagi kita mungkin yang paling tepat adalah membuat penjernih air atau saringan air sederhana. 

    Perlu diperhatikan, bahwa air bersih yang dihasilkan dari proses penyaringan air secara sederhana tersebut tidak dapat menghilangkan sepenuhnya garam yang terlarut di dalam air. Salah satu cara mendapatkan air bersih adalah menggunakan saringan air sederhana. Pada saringan air sederhana ini selain menggunakan kerikil, sabut kelapa, ijuk, dan arang juga ditambah satu buah lapisan spon sebagai lapisan terakhir. 

    Saringan air yang kita buat ini hanya merupakan simulasi bagaimana cara untuk mendapatkan air bersih secara sederhana dan menggunakan bahan-bahan yang ada di sekitar rumah kita. Pada pembuatan saringan air yang sesungguhnya tentu diperlukan bahan-bahan yang lebih banyak. Berikut ini cara membuat saringan air sederhana. 1. Alat dan bahan: Gunting atau cutter digunakan untuk memotong bagian bawah botol air mineral. 

     Botol plastik air mineral ukuran 1.500 ml, digunakan sebagai wadah penyaringan air. Kerikil, sebagai penyaring air yang pertama Sabut kelapa, sebagai penyaring air tingkat kedua Ijuk, sebagai penyaring air ketiga Arang, sebagai penyaring air keempat Spon, sebagai penyaring air terakhir atau paling bawah Bak penampung berguna untuk menampung air hasil saringan, bak penampung dapat menggunakan mangkok atau alat yang lain. 2. 

    Langkah kerja: Untuk memastikan bahan-bahan yang kita gunakan benar-benar bersih, cuci bersih semua bahan yang akan digunakan, kemudian keringkan. Ambil botol plastik air mineral bekas ukuran 1.500 ml atau ukuran 1,5 liter. Potong bagian dasarnya menggunakan gunting atau cutter. Mintalah bantuan orang dewasa atau guru untuk memotongnya karena menggunakan gunting atau cutter dapat mengenai tangan. Buka tutup botol, lalu tempatkan botol air di bak penampungan, secara terbalik pegang botol air mineral supaya tidak roboh saat dilakukan pengisian bahan-bahan penyaring air. 

     Susunlah bahan-bahan yang diperlukan sesuai urutan yaitu paling atas adalah kerikil, sabut kelapa, arang, ijuk, dan terakhr adalah spons. Letakkan bak penampung di bawah botol untuk menampung air hasil saringan. Tuangkan beberapa gayung air kotor perlahan melalui botol penyaring. Secara terus menerus, tuang air kotor tersebut hingga air yang tertampung berubah menjadi lebih jernih. Apabila hasil saringan masih kurang bersih lakukan penyaringan sekali lagi agar mendapatkan air yang benar-benar bersih. 

    Setelah melakukan penyaringan air dengan menggunakan alat sederhana tugas selanjutnya adalah membuat laporan hasil pengamatan. Salah satu bagian dalam pengamatan berisi tentang hasil pengamatan dan kesimpulan. Hasil Pengamatan Hasil penjernihan air dapat dilihat melalui gambar sebelumnya. Dimana air yang semula warnanya keruh berubah menjadi lebih bening. Hal ini karena bahan-bahan yang digunakan, seperti batu kerikil, sabut kelapa, arang, ijuk, dan spons. 

    Adapun batu-batu kerikil dan sabut kelapa yang digunakan pada alat penjernihan air sederhana tersebuat adalah untuk menyaring material-material yang berukuran besar, contoh : daun-daun, lumut, ganggang, dan lain-lain. Sementara arang, ijuk, dan spons berfungsi untuk menyaring atau menghilangkan bau, warna, zat pencemar dalam air, sebagai pelindung dan penukaran resin dalam alat atau penyulingan air. 

    Kesimpulan : Cara-cara manusia untuk mendapatkan air bersih melalui proses pembuatan alat penyaringan atau penjernihan air. Ada beberapa cara menyaring atau menjernihkan air. Salah satunya, dapat dilakukan dengan metode filtrasi dari benda-benda seperti kerikil, sabut kelapa, arang, ijuk, dan spons yang dapat menyaring kotoran pada air limbah yang menjadikan air lebih bening.

    Foto Cara mebuat penyaringan air dari botol

    [youtube width="300" height="200" src="LgTtA-bMHcc"][/youtube]
    [youtube width="300" height="200" src="RiiyoRMPZU8"][/youtube] [youtube width="300" height="200" src="LgTtA-bMHcc"][/youtube]

    Cara Menyaring Air laut menjadi Air tawar

    Cara Menyaring Air laut menjadi Air tawar

    Cara Menyaring Air laut menjadi Air tawar 

    Siswi SMA Negeri 3 Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menciptakan teknologi tepat guna mengubah air laut menjadi air tawar yang layak dikonsumsi. "Alatnya bisa dibuat dengan mudah dan biaya murah, tidak lebih dari Rp 200 ribu,” kata Arif Pribadi, guru kimia yang menjadi pembina kegiatan ekstrakurikuler penelitian terapan SMA 3, kepada Tempo, Sabtu, 11 Februari 2012.

    Menurut Arif penciptaan alat tersebut sebagai solusi murah mengatasi kebutuhan air bersih yang layak dikonsumsi, terutama bagi warga pesisir pantai. Apalagi peralatannya cukup sederhana dan bisa dibuat oleh siapa saja.

    Sejumlah peralatan dan bahan yang dibutuhkan untuk merancang alat yang disebut sebagai Penukar Ion itu di antaranya drum plastik dengan kapasitas 100 liter. Pada bagian bawahnya dipasang kran untuk mengeluarkan air. Dibutuhkan juga niru atau tampah untuk pembatas setiap lapisan.

    Adapun bahan-bahan yang diperlukan, seperti pasir, karbon atau arang, kerikil, ijuk serta batuanmineral clay jenis piropylite atau zeonit. Batuan ini gampang ditemukan di pegunungan kapur.

    Para siswa SMA 3 memperoleh batuan jenis ini dari daerah Turen, Malang. Batuan ini biasa digunakan untuk campuran pembuatan keramik.

    Teknologi mengubah air laut menjadi air tawar mirip dengan teknologi penjernihan air. Menggunakan metode penyaringan atau filtrasi. Yang membedakan hanyalah pada formula batuan. Untuk mengubah air laut menjadi air tawar, batu piropylite atau zeonit harus direndam terlebih dahulu dalam cairan Natrium Hydroksida (NAOH2) selama waktu tertentu untuk kemudian dijemur hingga kering.

    Batuan piropylite kemudian dihancurkan menjadi tiga ukuran yang berbeda, mulai dari yang halus, agak kasar, dan kasar. Semua bahan kemudian dimasukkan ke dalam drum plastik secara terpisah dan berlapis.

    Lapisan paling bawah adalah batuan zeonit yang ditumbuk halus. Kemudian berturut-turut di atasnya batuan yang agak kasar, kemudian batuan yang kasar. Setiap lapisan dipisahkan oleh tampah yang terbuat dari anyaman bambu yang bagian tepinya dihilangkan.

    Lapisan di atas batuan adalah ijuk. Di bagian atasnya berturut-turut kerikil, karbon, atau arang hingga lapisan paling atas yakni pasir.

    Foto Cara Menyaring Air laut menjadi Air tawar

    Menurut Arif, formula yang sementara ini diterapkan adalah untuk kapasitas 100 liter. Sedangkan untuk bahannya masing-masing 10 kilogram. Sedangkan natrium Hidroksida untuk merendam batuan ini diperlukan lebih kurang 10 gram. "Air laut mengandung garam yang merupakan ion negatif. Dalam prosesnya nanti ion negatif ditukar dengan ion negatif dari batuan yang sudah direndam dalam larutan NAOH2.”

    Teknologi ini, kata Arif, jauh lebih murah dibandingkan dengan alat sekelas Reverse Osmosis (RO) yang harus melalui tahap penyulingan. Harganya pun sangat mahal.

    Arif mengakui tahapan percobaan dilakukan berulang kali sebelum ditemukan formula yang pas, sehingga kadar garamnya bisa nol persen.

    Penelitian serta percobaan yang dilakukan siswa SMA 3 memperoleh penghargaan sebagai juara kedua dalam kontes teknologi tepat guna di Universitas Kristen Petra Surabaya akhir tahun 2011. Kontes diikuti pelajar dari seluruh daerah di Jawa Timur.

    Sebelumnya tim ini memperoleh juara pertama di Universitas Brawijaya Malang. Arief serta dua orang siswanya, Serius Milyani Dwi Putri dan Mochamad Irsadi Firdaus, menerima penghargaan berupa uang pembinaan. Arif berharap penelitian ini bisa dilanjutkan secara lebih mendalam di tingkat universitas.

    Cara Menyaring Air laut menjadi Air tawar